Overview

Penelitian yang dikembangkan oleh Tim Salmonella UNJ mengacu pada 7 (tujuh) tema unggulan yang dikembangkan oleh LPPM UNJ terutama pada tema bidang 4 (empat) yaitu Sains dan Teknologi, khususnya bidang kajian Biosains, Bioteknologi dan Biodiversity. Tim Salmonella fokus pada bidang pengembangan obat dan alat deteksi baik untuk penyakit typhus maupun bakteri-bakteri patogen penyebab keracunan pangan pada level proteomik dan level genomik yang sampai saat ini masih sangat diperlukan di masyarakat. 

Saat ini keamanan pangan menjadi kajian penting dan pusat perhatian yang semakin meningkat. Kasus keamanan pangan terutama keracunan makanan sangat luas penyebarannya baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk di Indonesia. Penyebab keracunan pangan secara biologis adalah mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan sejumlah parasit, yang memiliki kemampuan untuk menginfeksi manusia melalui makanan atau minuman terkontaminasi. Analisis literatur menunjukkan ada 31 jenis bakteri penyebab keracunan makanan (foodborne pathogens) yang sudah diidentifikasi.

Berbagai metode deteksi foodborne pathogens sudah dikembangkan, diantaranya metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Metode ini memiliki keunggulan berdasarkan aspek deteksi yang dihasilkan seperti sensitivitas (sensitivity), kecepatan memperoleh hasil (rapidity), kemampuan membedakan jenis bakteri pathogen (selectivity), dan kemudahan dalam melakukan analisis (suitability) dibandingkan dengan metode tradisional. 

Pengembangan rapid kit deteksi foodborne pathogens ini menggunakan metode deteksi cepat berbasis asam nukleat atau DNA dengan metode Real-Time PCR. Metode ini memanfaatkan proses hibridisasi template dengan primer deoksiribonukleat (DNA) sebagai pasangannya dalam mendeteksi foodborne pathogens

Video Profile

PUI Pendeteksi Bakteri Patogen

Location